Februari 28, 2009

Anda Benci?

Only if you accept yourself, you can accept others.
Only if you love yourself, you can love others.
Only if you forgive yourself, you can forgive others.

Kita tidak bisa memberikan sesuatu yang kita sendiri tidak miliki. Sebagai contoh jika ada orang yang minta uang pada kita, kita bisa memberikannya jika kita punya, tapi jika kita tak punya, apa juga yang mau diberikan.



Oleh karena itu, kita juga tidak mungkin bisa menerima orang lain (yang pastinya memiliki banyak perbedaan dengan kita) jika kita tidak dapat menerima diri kita sendiri.

Apa Anda benci pada diri Anda sendiri? Atau Anda menemukan orang yang begitu?

Setiap orang perlu menerima dan mensyukuri keberadaan dirinya sendiri. Kita tidak bisa memilih ingin menjadi siapa atau berkarakter seperti apa saat kita dilahirkan.

Oleh karena kita tidak punya pilihan itulah, maka bukankah sebaiknya jika kita terima saja keberadaan diri kita. Menyesali keadaan diri adalah sesuatu yang sia-sia dan amat disayangkan.

Jika kita tidak dipenuhi dengan cinta, maka kita juga tidak bisa memberi cinta bagi orang lain. Hanya orang yang merasa dicintai, yang mampu mengasihi orang lain juga.

Apa Anda menaruh benci pada seseorang saat ini? Anda sulit mengasihi dia karena dia memiliki kepribadian yang 'aneh' menurut Anda.

Namun, sadarilah bahwa diri kita juga tidak sempurna. Bisa saja orang lain yang kita kenal juga menganggap kita ini 'aneh'. Meski kita berbeda satu dengan lainnya, namun ingatlah kita sama-sama manusia yang memiliki kepribadian.

Jadi mari saling menghargai perbedaan, dengan begitu kita bisa saling mengasihi.

Apa kebencian Anda membuat Anda tidak dapat memaafkan orang lain?

Usut punya usut, orang yang tidak mau memaafkan orang lain adalah orang yang juga tidak mau memaafkan diri sendiri.

Tidak mau memaafkan diri karena apa? Karena telah membiarkan dirinya disakiti. Karena begitu bodoh, kok mau-maunya dibodohi, dipermainkan, atau yang lain. Dan banyak alasan lainnya lagi.

Kita sering diajar untuk memaafkan kesalahan orang lain. Namun, hari ini kita belajar bahwa kita harus terlebih dulu memaafkan diri kita, kelemahan kita, keterbatasan kita, dan kecerobohan kita, untuk dapat memaafkan kelemahan orang lain.

Terimalah diri kita, maka kita dapat menerima orang lain.
Cintailah diri kita, maka kita dapat mencintai orang lain.
Maafkanlah diri kita, maka kita dapat memaafkan orang lain.
Maka damai dan kebahagiaan akan menetap di hati Anda.

0 Comments:

Post a Comment