April 02, 2009
Peace cannot be kept by force. It can only be achieved by understanding.
Albert Einstein)
Kita dapat hidup rukun dan damai dengan orang lain jika ada pengertian satu sama lain. Pengertian bahwa tiap manusia berbeda. Pengertian bahwa kita tak bisa memenuhi tuntutan semua orang dan orang lain juga tidak harus memenuhi semua tuntutan kita.
Pengertian bahwa tiap manusia memiliki standarnya sendiri-sendiri, misal tentang keindahan, kerapian, kebersihan, lezatnya makanan, dinginnya cuaca, lucunya sebuah film komedi, bagusnya sehelai gaun, maupun hal lainnya.
Sebab apa yang menurut kita bagus belum tentu bagus bagi orang lain. Makanan yang menurut kita enak belum tentu enak buat orang lain.
Kita mungkin juga bakal tertawa terbahak-bahak jika melihat sebuah film, namun orang lain tetap diam tak bergeming. Rumah yang bagi kita sudah rapi dan bersih, mungkin masih jauh dari standar kerapian dan kebersihan orang lain.
Pengertian bahwa kita mungkin menganggap orang lain aneh, dan bagi orang tersebut kita juga aneh. Semua ini timbul hanya karena kita berbeda darinya. Apa yang biasa kita lakukan, tidak biasa dilakukannya, demikian juga sebaliknya.
Pengertian bahwa segala problema yang ada di dunia ini terlalu besar untuk masuk dalam penalaran kita yang terbatas.
Pengertian bahwa kita tidak selalu dapat mengerti apa yang sedang terjadi, mengapa dia melakukan hal itu, atau kapan doa-doa kita akan dijawab.
Semakin besar pengertian yang kita miliki, maka semakin mudah kita merasakan kedamaian dalam batin, dan semakin mudah pula kita hidup damai dengan orang lain.
Pengertianlah yang menarik damai masuk dalam hati dan hidup kita, bukan besarnya kekuasaan yang kita miliki sekarang.
Orang lain tak tertarik pada besarnya kekuasaan yang kita miliki. Mereka tertarik dengan seberapa peduli kita terhadap kehidupan mereka.
Anak-anak tak peduli dengan berapa banyak uang yang mati-matian orang tua sediakan untuk mereka. Mereka hanya peduli dengan seberapa banyak waktu yang orang tua habiskan dengan mereka.
Pasangan kita tak peduli seberapa benar dan salah diri kita. Mereka hanya peduli apakah kita tetap mau minta maaf jika kita berbuat salah.
Apa gunanya kekayaan dan kekuasaan bila tidak disertai dengan pengertian yang besar?! Karena hanya pengertian yang mengundang kedamaian datang dan tinggal dalam hidup seseorang.
Maret 26, 2009
Pernahkah kita jatuh pada titik di mana kita merasa bahwa kita tidak ingin hidup lagi?! Cobaan hidup yang begitu berat dan tak habis-habisnya seolah menekan kita begitu berat, sampai-sampai kita merasa tak kuat untuk bertahan lagi. Hati pun berkecamuk dan mulai sering bertanya sampai kapan kita bakal hidup seperti ini terus.
Mungkin hal ini lebih banyak dialami oleh seseorang dengan kepribadian yang cenderung melankolis (pemikir yang cermat). Namun, bukan berarti seseorang dengan karakter lain seperti kolerik (tegas dan dominan), plegmatis (stabil), maupun sanguin (si periang yang intim) tidak pernah mengalaminya. Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya kejenuhan dalam hidup.
Namun, hidup ini bukanlah tentang apa yang kita rasakan. Hidup ini lebih dipengaruhi dengan kemauan kita. Kenyataan hidup menuntut kita, mau - tidak mau, untuk menjadi orang yang kuat, tegar, sabar, dan tabah dalam menjalani hidup.
Adakalanya kita kuat, adakalanya kita lemah. Orang bilang ada kalanya kita di atas, ada kalanya kita di bawah. Jika kita ingat hal itu, maka kita tidak akan menjadi orang yang mudah putus asa. Karena apa yang kita rasakan hari ini hanyalah sementara saja.
Tidak mengapa jika hari ini kita merasa lemah. Tidak mengapa jika hari ini kita bangun dengan mood yang buruk. Segalanya tidak berakhir di situ. Segalanya tidak berakhir saat kita merasa semuanya buruk. Karena hidup ini adalah proses dan proses itu baru selesai ketika kita menutup mata untuk selamanya nanti.
Jika hari ini kita merasa baik-baik saja, maka bersyukurlah, dan tetaplah waspada. Jagalah hati supaya kita tidak mudah jatuh oleh berbagai tekanan-tekanan yang mungkin bakal timbul. Persiapkan hati dengan kemauan untuk rela menerima segala yang mungkin bakal terjadi.
Namun, jika pagi ini kita bangun dengan mood yang tidak karuan, maka cepatlah sadar dan milikilah kemauan yang keras untuk bangkit. Kemauan kitalah yang akan menentukan sukses tidaknya hidup kita, bukan apa yang kita rasakan. Bersemangatlah!!
Chayo!!!!!!!!!!
Maret 11, 2009
"It takes 64 muscles of the face to make a frown, and only 13 to make a smile. Why work overtime?" - unkown -
Lagi-lagi kesibukan, jadwal kuliah padet, tugas yg banyak, berantem ma temen, berantem ma soulmate, deadline tugas, berbeda pendapat,membuat kita stres dan lupa bagaimana cara tertawa. liat ajah, orang-orang di Jepang bahkan rajin ikut kursus biar bisa tertawa untuk ngilangin stres. Kebanyakan mereka sulit wat tertawa coz terlalu serius bekerja dan terlalu sibuk membuat mereka tertekan.
Ketika membaca beritanya di suatu media, mungkin kita boleh menertawakan kebodohan mereka. Mengapa untuk tertawa saja harus mengikuti kursus segala? Namun lihat diri kita sendiri. Saat ini mungkin kita mulai sibuk dengan aktivitas sehari-hari. Belum lagi kalo ada sesuatu hal yang menghalangi kegiatan kita dan menghambat prosesnya. Kita pasti jengkel dan stres dibuatnya. Perlahan kemudian wajah kita selalu serius dan senyum ramah itu jarang dapat dinikmati.
Lalu apakah kita masih bisa menertawakan apa yang dilakukan orang-orang Jepang di luar sana? Apakah kita membutuhkan kursus yang sama? Gak seserius itulah. Yakinlah, untuk tersenyum itu bukan hal yang sulit. Apalagi dunia ini begitu banyak hal indah yang dapat membuat kita tersenyum bahagia. Bagaimana tidak, setiap hari kita melihat terbitnya matahari, birunya langit yang kadang-kadang keabu-abuan karena mendung, bunga-bunga berwarna-warni dengan kumbang dan kupu-kupu yang bermain di atasnya. Coba sebutkan bagian mana yang tidak indah?
Kesibukan, pekerjaan, rasa kesal boleh mengganggu aktivitas kita. Tetapi semua hal berat itu tidak akan menghalangi kita untuk tersenyum bahagia. Tidak! Tentu Tidak! Kita berhak tersenyum dan kita berhak bahagia. Gak susah kok, karena untuk tersenyum hanya membutuhkan 13 otot wajah saja, dan gak akan membuat kita merasa lelah. Bayangkan untuk cemberut aja kita butuh 64 otot wajah untuk bergerak dan tegang. Oleh karena itu, kita lebih sering kelelahan kalo kita dalam keadaan tegang, marah dan stres.
Yuk kita tersenyum sama-sama, katakan aku bahagia.
jadi inget lagunya oppie "i.m single i'm very happy" hehe8...
pokoke try to be happy 4ever ^_^
-dari sebuah sumber-
Februari 28, 2009
Only if you accept yourself, you can accept others.
Only if you love yourself, you can love others.
Only if you forgive yourself, you can forgive others.
Kita tidak bisa memberikan sesuatu yang kita sendiri tidak miliki. Sebagai contoh jika ada orang yang minta uang pada kita, kita bisa memberikannya jika kita punya, tapi jika kita tak punya, apa juga yang mau diberikan.
Oleh karena itu, kita juga tidak mungkin bisa menerima orang lain (yang pastinya memiliki banyak perbedaan dengan kita) jika kita tidak dapat menerima diri kita sendiri.
Apa Anda benci pada diri Anda sendiri? Atau Anda menemukan orang yang begitu?
Setiap orang perlu menerima dan mensyukuri keberadaan dirinya sendiri. Kita tidak bisa memilih ingin menjadi siapa atau berkarakter seperti apa saat kita dilahirkan.
Oleh karena kita tidak punya pilihan itulah, maka bukankah sebaiknya jika kita terima saja keberadaan diri kita. Menyesali keadaan diri adalah sesuatu yang sia-sia dan amat disayangkan.
Jika kita tidak dipenuhi dengan cinta, maka kita juga tidak bisa memberi cinta bagi orang lain. Hanya orang yang merasa dicintai, yang mampu mengasihi orang lain juga.
Apa Anda menaruh benci pada seseorang saat ini? Anda sulit mengasihi dia karena dia memiliki kepribadian yang 'aneh' menurut Anda.
Namun, sadarilah bahwa diri kita juga tidak sempurna. Bisa saja orang lain yang kita kenal juga menganggap kita ini 'aneh'. Meski kita berbeda satu dengan lainnya, namun ingatlah kita sama-sama manusia yang memiliki kepribadian.
Jadi mari saling menghargai perbedaan, dengan begitu kita bisa saling mengasihi.
Apa kebencian Anda membuat Anda tidak dapat memaafkan orang lain?
Usut punya usut, orang yang tidak mau memaafkan orang lain adalah orang yang juga tidak mau memaafkan diri sendiri.
Tidak mau memaafkan diri karena apa? Karena telah membiarkan dirinya disakiti. Karena begitu bodoh, kok mau-maunya dibodohi, dipermainkan, atau yang lain. Dan banyak alasan lainnya lagi.
Kita sering diajar untuk memaafkan kesalahan orang lain. Namun, hari ini kita belajar bahwa kita harus terlebih dulu memaafkan diri kita, kelemahan kita, keterbatasan kita, dan kecerobohan kita, untuk dapat memaafkan kelemahan orang lain.
Terimalah diri kita, maka kita dapat menerima orang lain.
Cintailah diri kita, maka kita dapat mencintai orang lain.
Maafkanlah diri kita, maka kita dapat memaafkan orang lain.
Maka damai dan kebahagiaan akan menetap di hati Anda.
Februari 26, 2009
And it's too late, too late to change the time
But it's not too late to change your mind.... ( Lagu Michael Jackson)
Ketika membaca lirik lagu It's Too Late To Change The Time yang dikumandangkan oleh Michael Jackson ini, saya terperanjat pada kalimat di atas.
Dikatakan bahwa sudah terlambat untuk mengubah waktu, namun belum terlambat untuk mengubah pemikiran kita.
Kecenderungan manusia adalah sebaliknya. Manusia lebih suka kalau sekitarnya yang berubah, bukan dirinya. Benar atau betul?!
Ketika keadaan tiba-tiba terasa sulit dan menyesakkan, maka manusia berharap agar keadaan segera berubah. Namun, kenyataannya, keadaan akan tetap sama, jika kita tidak mengambil tindakan untuk mengubahnya.
Keadaan berubah atau tidak tergantung kita, bukan tergantung keadaan atau orang lain.
Hubungan friendship yang dingin bisa menjadi hangat kembali jika kita mau melakukan sesuatu. Pekerjaan di kantor dapat diselesaikan jika kita berbuat sesuatu, yah menyelesaikannya.
Masalah yang ada tidak perlu disesali berlarut-larut, namun daripada membuang waktu untuk memusingkan mengapa hal itu terjadi, lebih baik kalau kita mulai memikirkan solusinya.
Kita tidak bisa mengubah apa yang telah terjadi, misalnya hal buruk yang pernah kita lakukan. Namun, kita bisa mencegah hal tersebut terulang kembali. Kita bisa melakukannya yaitu dengan menata dan mengatur pemikiran kita.
Jadi, jika saat ini Anda merasa perlu melakukan perubahan yang radikal dalam kehidupan Anda, lakukanlah!
Milikilah tekad yang kuat, semangat yang baru, dan fokus yang benar.
Lakukan sedikit demi sedikit hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan itu. Ingat, hidup ini proses, bukan instan.
Jika Anda belum melihat hasilnya, tetaplah tekun melakukan. Perubahan memang sulit untuk dijalani, namun tetap lakukan sampai hal itu menjadi kebiasaan Anda yang mendarah daging.
Jika Anda tetap tekun, Anda akan melihat hasilnya. Tidak akan sia-sia segala jerih payah yang Anda lakukan. Keep on fire!
"Dimulai dari angka nol ya..." - Service' Slogan Pertamina -
Seringkali kita dengar kalimat, "dimulai dari angka nol ya..." Ya! betul, memang kalimat ini seringkali diucapkan pria atau wanita berseragam merah yang memberikan senyumnya ramah ketika membantu mengisi bahan bakar kendaraan kita. Mungkin jika hanya didengarkan sekilas saja, kalimat ini tak ada pengaruh dan arti apa-apa selain mengingatkan pada iklan di televisi. Tapi tunggu dulu...coba resapkan lagi maknanya di dalam hati Anda.
Kemajuan teknologi menuntut segala sesuatu harus instan dan serba cepat. Di sana sini kita lihat restoran fast food berdiri tegak memberikan service dan menu makanan yang serba cepat. Ada lagi berbagai makanan instan yang cukup diseduh dengan air panas dan tak sampai 5 menit siap untuk dimakan. Karena kebiasaan tersebut kemudian kita jadi terbawa suasana dan menginginkan segala sesuatu lainnya instan dan cepat.
Sebut saja beberapa keinginan seperti, kenaikan jabatan, prestasi, harta kekayaan, banyak orang menghalalkan segala cara untuk menggapai semua keinginan tersebut, dan tak ingin menghabiskan waktu lama untuk meraihnya. Serba instan dan cepat, kalau bisa sih tak perlu berusaha keras, berangkat pagi dan disiplin kerja supaya bisa menjadi manager. Atau tak usah kerja keras, namun bisa memegang setir Volvo Silver seperti yang dikemudikan Robert Pattinson dalam TWILIGHT, shopping setiap hari, dan menghabiskan waktu di salon atau spa langganan.
Sahabat, jangan pernah lupakan apabila segala sesuatu itu manis jika kita memulai dengan usaha dan kerja keras kita. Kita tak bisa sampai ke lantai lima tanpa melewati lantai paling dasar terlebih dahulu. Sekalipun The Flash yang memiliki kekuatan supercepat masih harus melewati lantai dasar, beda dengan Superman yang bisa terbang, tetapi kita tidak mungkin terbang untuk mencapai lantai lima bukan? Karena itu hanya terjadi di film kartun dan fiksi lainnya. Jadi mari kita maju dan melangkah bersama, ribuan langkah maju yang akan kita ambil dimulai dari satu langkah yang bersemangat, dan begitulah seterusnya sampai tujuan kita tercapai. Tetap semangat
-dari sebuah sumber-
Februari 20, 2009
"If we had no winter, the spring would not be so pleasant" - Anne Bradstreet-
Kamu mungkin lagi menghadapi hal-hal berat saat ini. Pekerjaan yang terlalu banyak, tugas-tugas kuliah yang terlalu menumpuk,teman-teman yang mungkin membuat kamu kecewa. Masalah keuangan, masalah keluarga, masalah cinta. Semua membuat kamu merasa tertekan. Sendiri. Lemah. Tak berdaya dan merasa Tuhan tidak adil lagi.....
It's ok kalo kamu merasa sedang terjebak dalam situasi tersebut. Bukan berarti kamu gak bisa menemukan jalan keluar. Jalan itu akan selalu terbuka lebar untuk kamu. Saat ini mungkin yang harus kamu lakukan adalah berpikir jernih. Apa yang ada saat ini memang membuat kamu berada di posisi bawah. Masih ada harapan untuk mendaki ke atas.
Butuh waktu dan kesabaran lebih. Bagaimana kamu siap? Tarik nafas dalam-dalam. Trus tulis rasa kecewamu. Setelah itu, tulis apa yang menjadi motivasi dan yang ingin kamu raih. Lupakan semua hal yang kamu anggap menghalangi jalanmu. Gak ada satupun saat ini yang dapat menghalangi jalanmu.
Kamu bebas. Selama kamu masih mau berjalan ke depan. Jalan yang kamu lalui mungkin gak mulus. Penuh batu dan semak berduri. Jauh di depan sana kamu akan menemukan padang bunga yang indah bangeth dan air yang sangat segar. kamu bisa nyaman tinggal di sana. Namun, berusaha dan bersabarlah saat melewati semak yang mungkin melukai kamu.
Jika saja musim dingin gak ada, mungkin bunga-bunga yang bersemi akan terasa biasa dan tidak lagi indah. Jika saja gak ada masalah yang mengawali hidupmu. Kesuksesan dan berkat yang kamu raih tidak akan terasa manis.
Februari 10, 2009
God doesn't bring you this far just for give up
2 comments ******** SanG emPoenYa BLoG ******** 08.14Seiring bertambahnya usia, banyak kejadian kita lewati. Ada yang manis ada pula yang pahit. Ada yang membuat kita tertawa bahagia ada pula yang membuat kita menangis tiada henti. Setiap kejadian yang kita alami membawa makna khusus bagi diri kita masing-masing.
Sebuah momen mungkin saat ini membawa Anda kepada suatu titik jenuh. Di mana perasaan menyerah dan tidak mampu selalu membayangi. Hidup diisi dengan sikap pesimis, takut berbuat hal yang salah dan merasa lelah berjalan ke depan.
Buka mata Anda, lihatlah ke belakang, jalan panjang yang telah Anda lalui bukan hanya selangkah atau dua langkah. Jalan yang telah Anda tempuh selama ini bermil-mil jauhnya. Lalu lihat sekeliling Anda, hei lihatlah! Anda telah sampai di satu tempat yang sangat jauh sekali. Walau tempat tujuan belum terlihat dari sini, namun berbanggalah Anda sudah sampai di posisi yang cukup jauh.
Ada kalanya memang kita merasa lemah, dan tak percaya diri. Tapi benarkah kita hanya pecundang sejati? Tentu tidak! Tuhan telah membawa kita pada titik yang cukup jauh di dalam hidup kita, bukan berarti IA akan meninggalkan kita begitu saja. IA selalu mengulurkan tangan ketika kita jatuh, dan berharap kita mampu melanjutkan perjalanan kita lagi. IA menyediakan air jika kita haus. IA mempersiapkan aneka jenis makanan ketika perut kita berteriak karena lapar.
Sahabat, Tuhan tidak membawa Anda berjalan sejauh ini hanya untuk mendengar kata "aku menyerah" dari mulut Anda. Mari kembali berjalan lagi, selangkah demi selangkah agar kita sampai pada tujuan.
Desember 13, 2008
Knowledge speaks, but wisdom listens.
(Jimi Hendrix)
Pengetahuan berbicara, namun kebijaksanaan mendengar. Dengan lain kata, orang yang memiliki pengetahuan bisa berbicara banyak, namun orang justru dikatakan bijak saat dia banyak mendengar. Ajukan pertanyaan....
Ajukan pertanyaan pada diri Anda sendiri saat ini. Dalam hidup sehari-hari, Anda lebih banyak berbicara atau mendengar?! Menurut survei, wanita berbicara tiga kali lebih banyak daripada laki-laki setiap harinya.
Dunia menganggap bahwa orang yang berpengetahuan luas adalah orang yang hebat. Hal ini benar. Namun, ada yang lebih hebat dari itu ternyata, yakni orang bijak.
Setidaknya ada beberapa alasan mengapa orang bijak lebih hebat daripada orang yang sekedar tahu atau pintar.
Orang bijak pasti pintar, namun orang pintar belum tentu bijak.
Orang bijak dapat melakukan banyak hal yang tidak dapat dilakukan oleh orang pintar, seperti bisa membaca situasi, tahu bagaimana harus membawa diri dalam berbagai keadaan, serta tahu kapan saatnya.
Semua orang bisa berbicara, namun tidak semua orang bisa mendengar dengan baik dan melakukan apa yang didengarnya. Bicara mudah, tapi bagaimana dengan praktiknya?!
Contoh ketika orang bijak terjun masuk dalam dunia anak-anak, mereka akan menjadi seperti anak-anak. Mereka mampu dan mau menyesuaikan diri.
Anda tidak akan berhasil merebut hati anak-anak jika Anda bersikap seperti orang dewasa. Anak-anak tidak mampu memahami dunia dan pemikiran Anda.
Orang bijak memiliki kerendahan hati. Tidak menonjolkan diri dan kepintarannya. Suaranya mungkin tak terdengar, namun perbuatannya bergema di mana-mana.
Jadilah orang yang lebih dari pintar, jadilah orang yang bijak. Orang yang bijak adalah harta yang berharga, baik bagi keluarga, lingkungan, maupun dunia ini. Dan, lagi orang bijak pasti disukai oleh semua orang
(dari sebuah sumber)
November 21, 2008
tulisan kemaren menjurus pada riya, iya ya? menurutku malah cenderung pada sombong karena aku tuh memang angkuh dan sombong, huahahaha...
berhubung aku sombong dan angkuh, nich ada cerita dikit menyangkut kesombonganku yang semoga bisa membutakan dunia, wakakakz.....
A Lesson from Maths
One more instance of how different individuals think and learn differently.
A teacher teaching Maths to seven-year-old Arnav asked him, 'If I give you one apple and one apple and one apple, how many apples will you have?'
Within a few seconds Arnav replied confidently, 'Four!'
The dismayed teacher was expecting an effortless correct answer (three).
She was disappointed. 'Maybe the child did not listen properly,' she thought. She repeated, 'Arnav, listen carefully. If I give you one apple and one apple and one apple, how many apples will you have?"
Arnav had seen the disappointment on his teacher's face. He calculated again on his fingers. But within him he was also searching for the answer that will make the teacher happy. His search for the answer was not for the correct one, but the one that will make his teacher happy. This time hesitatingly he replied, 'Four...'
The disappointment stayed on the teacher's face. She remembered that Arnav liked strawberries. She thought maybe he doesn't like apples and that is making him loose focus. This time with an exaggerated excitement and twinkling in her eyes she asked, 'If I give you one strawberry and one strawberry and one strawberry, then how many you will have?'
Seeing the teacher happy, young Arnav calculated on his fingers again. There was no pressure on him, but a little on the teacher. She wanted her new approach to succeed.
With a hesitating smile, young Arnav enquired, 'Three?'
The teacher now had a victorious smile. Her approach had succeeded. She wanted to congratulate herself. But one last thing remained. Once again she asked him, 'Now if I give you one apple and one apple and one more apple how many will you have?'
Promptly, Arnav answered, 'Four!'
The teacher was aghast. 'How Arnav, how?' she demanded in a little stern and irritated voice.
In a voice that was low and hesitating, young Arnav replied, 'Because I already have one apple in my bag.'
When someone gives you an answer that is different from what you expect don't think they are wrong. There may be an angle that you have not thought of at all. You will have to listen and understand, and not listen with a predetermined notion.
November 05, 2008
Mendengar kata narkoba yang mampir di benak kita adalah seputar ganja, heroin, opium, extasy, putau dan ganknya, barang2 laknat penghancur masa depan bahkan disebut-sebut sebagai perusak generasi paling mujarab. Lalu apa narkoba itu sendiri?
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang menyebabkan pengaruh bagi penggunanya. Pengaruh tersebut berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit, ransangan semangat, halusinasi atau timbulnya khayalan2 yang menyebabkan efek ketergantungan bagi penggunanya.
Jenis-jenis narkoba yang termasuk kedalam narkotika adalah:
OPIOID
Opioid atau opiat berasal dari kata opium, jus dari bunga opium, Pavaver somniverum yang mengandung kira-kira 20 alkaolid opium, termasuk morfin. Nama Opioid juga digunakan untuk opiat, yaitu suatu preparat atau derivat dari opium dan narkotik sintetik yang kerjanya menyerupai opiat tetapi tidak didapatkan dari opium.
Opiat alami lain atau opiat disentesis dari opiat alami adalah heroin (diacethylmorphine), codein (3-methoxymorphine), dan Dilaudid (hydromorphone).
Efek yang ditimbulkan:
Mengalami pelambatan dan kekacauan saat berbicara, kerusakan penglihatan pada malam hari, kerusakan hati (liver) dan ginjal, resiko terkena virus HIV dan hepatitis juga penyakit infeksi lainnya makin meningkat, penurunan libido, kebingungan dalam identitas seksua, dan hal yang tak dapat diungkiri adalah kematian akibat overdosis.
Bahan - bahan opioid yang sering disalahgunakan adalah:
* Candu
* Morfin
* Heroin (putaw)
* Methadone
* Demerol
KOKAIN
Kokain adalah zat yang adiktif yang sangat berbahaya dan sering disalahgunakan. Kokain adalah alkaloid yang yang berasal dari tanaman belukar Erythroxylon coca, berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan efek stimulan.
Saat ini kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksifnya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotik, bersama dengan morfin dan heroin karen aefek adiktif dan efek merugikan telah kenali.
Kokain juga sering disebut sebagai snow, coke, girl, lady dan crack (kokain dalam bentuk paling murni dan bebas basa untuk mendapatkan efek yang lebih kuat).
Efek yang ditimbulkan:
Kokain digunakan karena secara karakteristik menyebabkan elasi, euforia, peningkatan harha diri dan perasaan perbaikan pada tugas mental dan fisik. Kokain dalam dosis rendah dapat disertai dengan perbaikan kinerja pada beberapa tugas kognitif.
Pemakaian kokain (sabu-sabu) ini menjadi bersemangat, gelisah, tidak bisa diam, tidak nafsu makan, paranoid, lever terganggu. Shabu-shabu juga mengakibatkan efek yang sangat kuat pada sistem syaraf, pemakai shabu - shabu secar mental akan tergantung pada zat ini dan penggunaan yang terus - menerus dapat merusak otot jantung dan bahkan menyebabkan kematian, bahkan menyebabkan impoten.
GANJA (Cannabis Sativa)
Ganja dapat dikategorikan sebagai desperan (obat yang mengurangi kegiatan sistem saraf) dan “halusinogen” (menimbulkan halusinasi). Ganja terbuat dari daun tanaman kannabis. THC (Delta 9 tertrahydrocannibinol) adalh salah satu dari 400 bahan kimia yang ditemukan dalam ganja. THC-lah yang menyebabkan pengaruh yang mengubah suasana hati. Kadar THC yang terdapat dalam ganja yang beredar semakin hari semakin meningkat.
Ganja (kannabis) mempunyai beberapa bentuk. GAnja biasanya berbentuk dedaunan seperti tembakau berwarna hijau. Hashish atau minyak hashish merupakan bentuk ganja yang lebih kuat. Hashish adalah getah pohon ganja dan dijual dalam bentuk minyak aatu kubus padat kecil.
Ganja (Cannibius Sativa) banyak tumbuh di Aceh dan daerah Sumatera lainnya, dan telah sejak lama digunakan oleh penduduk sebagai rempah masakan. Tanaman Erythroxylon coca (Cocaine) banyak tumbuh di Jawa Timur dan pada waktu itu hanya untuk di ekspor. Konon ganja Aceh merupakan ganja terbaik di dunia.
Nama - nama lain: gele, daun, cimeng, dll
Ganja dapat menimbulkan efek yang berbeda - beda. Beberapa orang mengalami reaksi yang lebih kuat dari yang lain. Reaksi yang paling umum adalah perasaan “teler” atau “melayang”.
Pengaruh - pengaruh yang lain adalah:
* Paranoid (ketakutan yang berlebih dan tidak rasional)
* Muntah - muntah
* Kehilangan koordinasi
* Kebingungan
* Nafsu makan meningkat
* Mata merah
* Halusinasi
* Pengaruh jangka panjang pemakaian ganja
Penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang lebih berat apabila ganja dikonsumsi secara teratur, diantaranya:
* Resiko tinggi Bronkhitis, kanker paru - paru, dan penyakit - penyakit pernapasan
* Kehilangan minat dan semangat untuk melakukan kegiatan, kehilangan tenag adan kebosanan
* erusakan memori jangka pendek, daya pikir logika dan koordinasi gerakan badan
* Dorongan seksual meningkat
* Jumlah sperma berkurang (pada pria), siklus menstruasi tidak teratur (pada wanita)
* Gejala gangguan kejiwaan yang berat
* Kerusakan sistem kekebalan tubuh
--- dikutip dari sebuah sumber ---
Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus. Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Lalu pintu tertutup dan bus mulai bergerak, sehingga ia tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi. Lalu si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela.
Seorang pemuda yang duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya
kepada si bapak tua, "Aku memperhatikan apa yang Anda lakukan Pak. Mengapa
Anda melempakan sepatu Anda yang sebelah juga ?" Si bapak tua menjawab,
"Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya."
***
Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup -
jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau
karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya.
Kita kehilangan banyak hal di sepanjang masa hidup. Kehilangan tersebut
pada awalnya tampak seperti tidak adil dan merisaukan, tapi itu terjadi
supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita.
Kalimat di atas tidak dapat diartikan kita hanya boleh kehilangan hal-hal
jelek saja. Kadang, kita juga kehilangan hal baik. Ini semua dapat
diartikan: supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual,
pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi.
Seperti si bapak tua dalam cerita, kita harus belajar untuk melepaskan
sesuatu. Tuhan sudah menentukan bahwa memang itulah saatnya si bapak tua
kehilangan sepatunya. Mungkin saja peristiwa itu terjadi supaya si bapak
tua nantinya bisa mendapatkan sepasang sepatu yang lebih baik.
" Satu sepatu hilang. Dan sepatu yang tinggal sebelah tidak akan banyak
bernilai bagi si bapak. Tapi dengan melemparkannya ke luar jendela, sepatu
itu akan menjadi hadiah yang berharga bagi gelandangan yang membutuhkan. "
Berkeras mempertahankannya tidak membuat kita atau dunia menjadi lebih
baik. Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal atau seseorang masuk
dalam hidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yang lain.
Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya.
" Semoga kita menjadi orang yg bijak "
--- dikutip dari sebuah sumber ---
Bagi sebagian kita yang punya masalah seputar rendahnya kepercayaan- diri atau merasa telah kehilangan kepercayaan diri, mungkin Anda bisa menjadikan langkah-langkah berikut ini sebagai proses latihan:
1. Menciptakan definisi diri positif.
Steve Chandler mengatakan, “Cara terbaik untuk mengubah sistem
keyakinanmu adalah mengubah definisi dirimu.” Bagaimana menciptkan
definisi diri positif. Di antara cara yang bisa kita lakukan adalah:
* Membuat kesimpulan yang positif tentang diri sendiri / membuat opini yang positif tentang diri sendiri. Positif di sini artinya yang bisa mendorong atau yang bisa membangun, bukan yang merusak atau yang menghancurkan.
* Belajar melihat bagian-bagian positif / kelebihan / kekuatan yang kita miliki
* Membuka dialog dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang bisa kita lakukan, dari mulai yang paling kecil dan dari mulai yang bisa kita lakukan hari ini. Selain itu, yang perlu dilakukan adalah menghentikan opini diri negatif yang muncul, seperti misalnya saya tidak punya kelebihan apa-apa, hidup saya tidak berharga, saya hanya beban masyarakat, dan seterusnya. Setelah kita menghentikan, tugas kita adalah menggantinya dengan yang positif, konstruktif dan motivatif. Ini hanya syarat awal dan tidak cukup untuk membangun kepercayaan diri.
2. Memperjuangkan keinginan yang positif
Selanjutnya adalah merumuskan program / agenda perbaikan diri. Ini bisa berbentuk misalnya memiliki target baru yang hendak kita wujudkan atau merumuskan langkah-langkah positif yang hendak kita lakukan. Entah itu besar atau kecil, intinya harus ada perubahan atau peningkatan ke arah yang lebih positif. Semakin banyak hal-hal positif (target, tujuan atau keinginan) yang sanggup kita wujudkan, semakin kuatlah pede kita. Kita perlu ingat bahwa pada akhirnya kita hanya akan menjadi lebih baik dengan cara melakukan sesuatu yang baik buat kita. Titik. Tidak ada yang bisa mengganti prinsip ini.
3. Mengatasi masalah secara positif
Pede juga bisa diperkuat dengan cara memberikan bukti kepada diri sendiri bahwa kita ternyata berhasil mengatasi masalah yang menimpa kita. Semakin banyak masalah yang sanggup kita selesaikan, semakin kuatlah pede. Lama kelamaan kita menjadi orang yang tidak mudah minder ketika menghadapi masalah. Karena itu ada yang mengingatkan, begitu kita sudah terbiasa menggunakan jurus pasrah atau kalah, ini nanti akan menjadi kebiasaan yang membuat kita seringkali bermasalah.
4. Memiliki dasar keputusan yang positif.
Kalau dibaca dari praktek hidup secara keseluruhan, memang tidak ada orang yang selalu yakin atas kemampuannya dalam menghadapi masalah atau dalam mewujudkan keinginan. Orang yang sekelas Mahatma Gandhi saja sempat goyah ketika tiba-tiba realitas berubah secara tak terduga-duga. Tapi, Gandhi punya cara yang bisa kita tiru: “Ketika saya putus asa maka saya selalu ingat bahwa sepanjang sejarah, jalan yang ditempuh dengan kebenaran dan cinta selalu menang. Ada beberapa tirani dan pembunuhan yang sepintas sepertinya menang tetapi akhirnya kalah. Pikirkan ucapan saya ini, SELALU”. Artinya, kepercayaan Gandhi tumbuh lagi setelah mengingat bahwa langkahnya sudah dilandasi oleh prinsip-prinsip yang benar.
5. Memiliki model / teladan yang positif
Yang penting lagi adalah menemukan orang lain yang bisa kita contoh dari sisi kepercayaan dirinya. Ini memang menuntut kita untuk sering-sering membuka mata melihat orang lain yang lebih bagus dari kita lalu menjadikannya sebagai pelajaran. Saking pentingnya peranan orang lain ini, ada yang mengatakan bahwa kita bisa memperbaiki diri dari dua hal:
* pengalaman pribadi (life experiencing)
* duplicating (mencontoh dan mempelajari orang lain).
demi untuk memenuhi tugas Sistem Informasi Manajemen (SIM), maka postingan pertama saya ditujukan untuk pak cahyo selaku dosen SIM dengan penyertaan data sebagai berikut :
nama ESTIN KURNIATI
no absen 06
NPM 08460004595
semester VII kelas B
D-IV akuntansi